ASPEK HUKUM DALAM PEMBANGUNAN

Aspek Hukum dalam Pembangunan adalah peraturan-peraturan yang berlaku dalam Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah ( PP ) guna mengatur metode pelaksanaan dilapangan.

  • Aspek adalah hal-hal yang mempunyai kaitan dalam hal ini, memiliki hubungan dalam masalah hukum.
  • Hukum adalah aturan yang telah ditetapkan dalam menjalankan suatu pekerjaan dan dihubungkan dengan resiko ( risk ) yang akan diterima.
  • Pembangunan adalah semua pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan ditinjau dari segi teknis dan administrasi.                                                                                                                                                                                                                   Kalau ditinjau dari aspek hukum maka dapat dibagi dalam 2 aspek :
  • Aspek Pidana                                                                                                                       adalah semua aktivitas perorangan atau badan yang berkaitan dengan peraturan / UU pemerintah.
  • Aspek Perdata                                                                                                                       adalah semua aktivitas perorangan atau badan yang berkaitan dengan hubungan antar swasta.                                                                                                                                                                                                                                                                       Pembiayaan di Indonesia dilaksanakan dari sumber dana sebagai berikut :
  • Dana APBD
  • Dana APBN
  • Bantuan Luar Negeri ( LOAN )
  • Dana Khusus yang bersifat eksidentil ( DAK )
  • Dana ABT ( Anggaran Biaya Tambahan )
  • Gabungan antara APBN dan LOAN                                                                                                                                                                                                                                                              Sistem pembangunan di Indonesia disebut sistem Pembangunan Teralokasi. Teralokasi artinya biaya suatu konstruksi fisik ditinjau dulu DIP ( Daftar Isian Proyek ) ditentukan nilai DIP-nya baru kemudian dirancang bangunannya, dimana harga bangunan tersebut mendekati atau dibawah nilai DIP.

Keppres, UU dan PP yang pernah dijadikan aspek hukum dalam Pembangunan di Indonesia adalah :

  1. Keppres RI No 16 Tahun 1994 tentang Petunjuk Pelaksanaan.
  2. Keppres RI No 6 Tahun 1999 revisi dari Keppres RI No 16 Tahun 1994.
  3. UU No 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi.
  4. Keppres RI No 18 Tahun 2000 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa Instansi Pemerintah.
  5. Keppres RI No 80 Tahun 2003.
  • Advertisements
    Posted in Uncategorized | Leave a comment

    DASAR DASAR PERENCANAAN LAPANGAN TERBANG

    Continue reading

    Posted in Uncategorized | Leave a comment

    PERNIKAHAN DAN PERKAWINAN DI INDONESIA

    Pernikahan memang memiliki makna yang hampir sama dengan perkawinan. Padahal makna pernikahan dengan makna perkawinan jelas berbeda. Kata pernikahan biasanya digunakan pada dua insan manusia yang hendak menikah sedangkan kata perkawinan biasanya digunakan pada hewan atau tumbuhan.

    Kartu undangan pernikahan adalah suatu media penyampaian suatu undangan pernikahan. Indonesia yang kaya akan adat istiadat dan kebudayaan memiliki tata cara adat pernikahan yang berbeda-beda. Misalnya, masyarakat Sumatera Selatan menggunakan Adat Pernikahan Sumatera Selatan, masyarakat Sumatera Barat menggunakan Adat Pernikahan Sumatera Barat, masyarakat Jakarta dan lain-lain juga demikian menggunakan adat pernikahan daerah masing-masing sebagai suatu simbol dan ciri khas dari daerah tersebut.

    Itulah mengapa sebabnya indonesia dikatakan sebagai negara yang kaya akan budaya disamping masyarakatnya yang ber-bhineka tunggal ika. Indonesia merupakan negara kepulauan karena terdiri dari pulau-pulau yang dikelilingi oleh lautan dan samudera. Kebudayaan masyarakat indonesia yang beragam mulai dari adat-istiadat, rumah adat, kebiasaan dll yang menunjukkan suatu ciri khas dari Indonesia.

    Indonesia mengakui adanya 5 Agama yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Hindu dan Budha. Setiap agama memiliki suatu prosesi pernikahan yang berbeda-beda menurut aturan agama tersebut. Misalnya, seorang muslim yang hendak menikah maka ia akan mengikuti prosesi pernikahan menurut agama islam yang di anutnya begitu juga dengan agama lain.

    Adat-istiadat pernikahan suatu daerah biasanya telah turun-temurun dari leluhur daerah tersebut. Sebagai contoh pernikahan yang menggunakan adat keraton yogyakarta memang tradisi itu telah berlangsung lama bahkan ada yang telah ratusan tahun lamanya. Tradisi merupakan suatu kebiasaan yang telah turun temurun dan selalu digunakan. Pada zaman sekarang suatu pernikahan harus memperoleh izin dari KUA ( Kantor Urusan Agama ) sebagai suatu lembaga yang menangani masalah itu.

    Posted in Uncategorized | Leave a comment

    Hello world!

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

    Posted in Uncategorized | 1 Comment